Senin, 01 Oktober 2012

UKG Untungkan Guru

Pelaksanaan uji kompetensi guru secara online, Kamis (2/8/2012), di SMAN 70, Bulungan, Jakarta Selatan



JAKARTA, KOMPAS.com -- Uji kompetensi guru (UKG) gelombang kedua yang dimulai Selasa (2/10/2012) dinilai bakal menguntungkan guru, karena menjadi dasar untuk menentukan pendidikan dan pelatihan (diklat) sesuai kondisi dan kebutuhan guru. Untuk itu, para guru bersertifikat yang berhak mengikuti UKG diharapkan menjalani ujian dengan baik di tempat uji kompetensi (TUK) yang ditentukan.
"UKG ini untuk pemetaan yang penting bagi guru. Kami harapkan guru hadir sesuai panggilan. Kami sudah siapkan pelaksanaan UKG yang lebih baik dari gelombang pertama," kata Kepala Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud, Syawal Gultom, Senin (1/10/2012) di Jakarta.
Pelaksanaan UKG online gelombang kedua dilaksanakan fleksibel dan dengan waktu lebih panjang. Jadwal UKG online ditetapkan 2 Oktober hingga 2 November 2012 yang pelaksanaksanaanya diserahkan pada kesiapan di daerah. Jumlah peserta 283.919 guru di 437 kabupaten/kota. Mereka mengikuti ujian di 1.649 TUK.
Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Unifah Rosyidi mengatakan, untuk UKG online disiapkan 189 jenis soal, di antaranya untuk jenjang SMK sebanyak 121 jenis soal. Ada juga UKG online untuk kepala sekolah dan pengawas.
"Guru rugi jika tidak ikut UKG. Apalagi UKG ini kan untuk pemetan dan tidak ada kaitannya dengan pembayaran tunjangan profesi guru. Justru dari hasil UKG ini akan dipakai untuk pengembangan dan pendidikan guru yang selama ini diabaikan," jelas Unifah.
Pasca UKG online, kata Unifah, para guru akan mendapat pendidikan dan pelatihan online. Modul-modul yang siapkan Kemendikbud bisa diakses di TUK yang tersebar di sekolah-sekolah. "Diklat tatap muka juga masih dilakukan, terutama untuk memberi sentuhan dan motivasi guru," kata Unifah.
Editor :
Nasru Alam Aziz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar